Selang Minyak Tekanan Rendah: Jawaban Praktis Pertama
SEBUSEBUAHH selang oli bertekanan rendah dirancang untuk mentransfer oli pelumas, oli bahan bakar, atau oli balik hidraulik dengan aman pada tekanan kerja yang relatif rendah, biasanya di bawah 300 PSI (2,0 MPa) . Ini adalah pilihan yang tepat untuk saluran pengembalian oli, sistem pelumasan, dan sirkulasi oli mesin di mana fleksibilitas, ketahanan oli, dan daya tahan lebih penting daripada kekuatan tekanan ekstrem.
Penggunaan selang yang dirancang khusus untuk oli bertekanan rendah mencegah rekayasa berlebihan, mengurangi biaya, dan meningkatkan fleksibilitas pemasangan namun tetap memenuhi persyaratan keselamatan dan kinerja.
Aplikasi Khas Selang Minyak Tekanan Rendah
Selang oli bertekanan rendah biasanya digunakan dalam sistem di mana oli mengalir terus menerus tetapi tanpa lonjakan tekanan tinggi. Lingkungan ini memprioritaskan kompatibilitas bahan kimia dan ketahanan panas dibandingkan kekuatan ledakan.
- Jalur pengembalian oli mesin pada mesin otomotif dan diesel
- Sistem pelumasan untuk mesin industri
- Saluran pembuangan oli hidrolik dan saluran balik
- Transfer bahan bakar dan minyak pada peralatan pertanian
Dalam skenario ini, memilih selang dengan penguat tekanan tinggi yang tidak perlu dapat mengurangi fleksibilitas dan meningkatkan kesulitan pemasangan tanpa menambah nilai sebenarnya.
Bahan yang Digunakan dalam Selang Minyak Tekanan Rendah
Pemilihan material secara langsung memengaruhi kompatibilitas oli, ketahanan suhu, dan masa pakai. Kebanyakan selang oli bertekanan rendah dibuat dengan kompon karet tahan oli atau termoplastik.
Bahan Ban Dalam Biasa
- NBR (Karet Nitril) : Ketahanan yang sangat baik terhadap minyak berbahan dasar minyak bumi, banyak digunakan hingga suhu 100°C
- CR (Neoprena) : Ketahanan minyak sedang dengan kinerja cuaca dan ozon yang lebih baik
- Termoplastik (PVC atau TPU) : Ringan dan fleksibel untuk transfer oli tugas ringan
Penutup luar sering kali diperkuat dengan jalinan tekstil untuk mempertahankan bentuk sekaligus menjaga fleksibilitas dalam kondisi tekanan rendah.
Pertimbangan Tekanan, Suhu, dan Ukuran
Meskipun selang diklasifikasikan sebagai selang bertekanan rendah, mencocokkan batas teknis dengan kondisi pengoperasian sebenarnya sangat penting untuk keandalan dan keselamatan.
| Parameter | Rentang Umum |
|---|---|
| Tekanan Kerja | 50–300 PSI |
| Kisaran Suhu | -30°C hingga 100°C |
| Diameter Dalam | 6 mm hingga 50 mm |
Memilih selang dengan margin suhu yang memadai sangat penting terutama di ruang mesin, di mana suhu oli dapat melebihi 90°C selama pengoperasian terus-menerus.
Cara Memilih Selang Oli Tekanan Rendah yang Tepat
Memilih selang yang tepat melibatkan keseimbangan kinerja, biaya, dan kondisi pemasangan daripada berfokus pada peringkat tekanan saja.
- Verifikasi kompatibilitas oli dengan bahan ban dalam
- Pastikan tekanan kerja dan sertakan faktor keamanan minimal 3:1
- Periksa ketahanan suhu terhadap kondisi pengoperasian sebenarnya
- Pertimbangkan fleksibilitas dan radius tikungan minimum untuk pemasangan yang rapat
Dalam banyak kasus industri, selang oli bertekanan rendah yang ditentukan dengan benar dapat bertahan lama 3–5 tahun dengan perawatan minimal.
Kesimpulan Terakhir
SEBUSEBUAHH selang oli bertekanan rendah adalah solusi paling efisien dan andal untuk sistem transfer oli yang tidak memerlukan penguatan tekanan tinggi. Dengan berfokus pada ketahanan oli, toleransi suhu, dan ukuran yang tepat, pengguna dapat mencapai masa pakai yang lama, pemasangan yang lebih mudah, dan menurunkan biaya sistem secara keseluruhan tanpa mengorbankan keselamatan.






